- Diposting oleh : Humas Bina Amal
- pada tanggal : April 21, 2026
Siaran Pers
Siswa Kelas 3 SDIT Bina Amal 02 Semarang Telusuri Jejak Sejarah di Lawang Sewu
SEMARANG, 20 April 2026 – Sebanyak 75 siswa kelas 3 SDIT Bina Amal 02 Semarang menggelar kegiatan puncak tema bertajuk "Aku Mengenal Sejarah Bangsaku dan Bangsa Lain" dengan mengunjungi ikon sejarah Kota Semarang, Lawang Sewu. Kegiatan edukatif ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman siswa mengenai sejarah kemerdekaan Indonesia serta mengenal peninggalan bangsa lain, khususnya Belanda.
Acara dimulai sejak pagi hari dengan doa bersama yang diikuti oleh siswa kelas 3A, 3B, dan 3C. Sebelum keberangkatan, para siswa mendapatkan pengarahan khusus dari perwakilan guru, Ibu Anan, yang menekankan pentingnya menjaga adab, lisan, kebersihan, dan sikap selama berada di lingkungan publik.
Didampingi oleh enam guru pembimbing, rombongan tiba di Lawang Sewu dan langsung bersiap untuk eksplorasi. Momen menarik terjadi saat antrean masuk, di mana para siswa bertemu dengan sepasang turis mancanegara. Pertemuan spontan ini disambut antusias oleh anak-anak yang berkesempatan untuk berinteraksi dan berfoto bersama.
Salah satu daya tarik utama dalam kunjungan ini adalah wahana Immersive 3D Sejarah Lawang Sewu. Dalam wahana ini, siswa dibagi menjadi dua kelompok (tim Arrijal dan tim Annisa) untuk menyaksikan tayangan sejarah melalui teknologi videotron dan cermin yang mengelilingi ruangan.
"Lawang Sewu ternyata punya tiga lantai, aku baru pertama kali naik ke lantai atas," ujar salah satu murid dengan nada kagum saat mengeksplorasi bangunan hingga lantai tertinggi.
Setelah puas berkeliling dan mengabadikan momen, para siswa kembali ke sekolah untuk melaksanakan istirahat, shalat, dan makan (Ishoma). Kegiatan kemudian dilanjutkan di kelas dengan pengisian lembar kerja edukatif. Para siswa diajak menuangkan pengetahuan baru mereka tentang Lawang Sewu serta berdiskusi santai bersama guru mengenai pengalaman yang mereka dapatkan.
Pihak sekolah berharap melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya sekadar berekreasi, tetapi juga tumbuh rasa cinta tanah air serta menghargai nilai-nilai sejarah dalam perjuangan bangsa.
