Skip to Content
Loading...
Bina Amal
Bina Amal
Online
Assalamualaikum... 👋
Ada yang bisa dibantu?

Shalat Tepat Waktu : Jangan Menunda Ketaatan

 

Setiap muslim mendambakan hidup yang penuh keberkahan, doa yang mudah dikabulkan, serta urusan yang dimudahkan oleh Allah ﷻ. Namun, semua itu tidak datang begitu saja tanpa sebab. Salah satu kunci utamanya adalah ketaatan—dan ketaatan itu harus segera dilakukan, tidak ditunda-tunda.

Allah ﷻ menegaskan dalam Al-Qur’an:

“Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.”
(QS. An-Nisa: 103)

Ayat ini menjadi penekanan bahwa shalat memiliki waktu yang jelas. Ia tidak boleh ditunda seenaknya, apalagi sampai ditinggalkan. Shalat tepat waktu adalah tanda iman yang hidup di dalam hati seorang mukmin.


Shalat Tepat Waktu, Amal yang Paling Dicintai Allah

Rasulullah ﷺ pernah ditanya tentang amal apa yang paling dicintai Allah. Beliau menjawab singkat:

“Shalat tepat pada waktunya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Betapa agungnya keutamaan ini. Bukan shalat sunnah, bukan amal berat lainnya, melainkan shalat lima waktu yang dijaga waktunya. Ini menjadi penanda kualitas iman seorang hamba.

Sebaliknya, orang yang menunda shalat tanpa uzur termasuk orang yang lalai. Allah ﷻ memperingatkan dalam firman-Nya:

“Maka celakalah orang-orang yang shalat, (yaitu) mereka yang lalai dari shalatnya.”
(QS. Al-Ma’un: 4–5)

Ayat ini tidak menyebut orang yang meninggalkan shalat, tetapi mereka yang sholat namun lalai dalam waktunya. Artinya, shalat yang ditunda-tunda, dikerjakan setelah hampir habis waktunya, atau bahkan di luar waktunya, termasuk kelalaian yang berbahaya.


Hidup di Pesantren: Keberkahan yang Harus Dijaga

Bagi para santri yang tinggal di pondok pesantren, lingkungan sudah sangat mendukung untuk beribadah. Suasana penuh ilmu, adzan selalu berkumandang, dan teman-teman sebaya sama-sama diarahkan untuk kebaikan. Namun, semua keberkahan itu akan hilang bila shalat tidak dijaga.

Shalat tepat waktu adalah latihan kedisiplinan yang paling dasar. Bila seseorang mampu disiplin menjaga shalat, maka amal-amal lainnya akan lebih mudah dilakukan.


Jangan Menunda Ketaatan

Salah satu penyakit hati yang sering menggerogoti adalah taswif, yaitu sikap suka menunda amal. Setan sering membisikkan, “Nanti saja,” “Tunggu sebentar lagi,” atau “Tunggu teman dulu.” Padahal, penundaan adalah pintu masuk kelalaian.

Nabi ﷺ memperingatkan dalam sabdanya:

“Bersegeralah melakukan amal shalih sebelum datang fitnah seperti potongan malam yang gelap gulita. Di pagi hari seseorang masih beriman, namun di sore harinya bisa menjadi kafir...”
(HR. Muslim)

Hidup ini singkat, kematian bisa datang kapan saja. Tidak ada jaminan kita bisa menunda hingga esok hari. Karena itu, setiap ada kesempatan untuk berbuat baik, segerakanlah.


Langkah Praktis Agar Tidak Menunda Ketaatan

  1. Jadikan Shalat Awal Waktu Sebagai Latihan Utama
    Shalat tepat waktu adalah tolok ukur ketaatan. Bila sudah terbiasa, amal lainnya akan lebih ringan dikerjakan.

  2. Terapkan Prinsip “Sekarang Juga”
    Setiap kali terlintas niat baik—membaca Al-Qur’an, membantu teman, atau bersedekah—lakukan segera. Jangan beri ruang bagi bisikan “nanti saja”.

  3. Buat Target Harian
    Tuliskan amal yang ingin dikerjakan hari ini, bukan besok. Kebiasaan kecil yang konsisten akan membentuk karakter besar.

  4. Selalu Ingat Kematian
    Merenungi ajal membuat hati tidak berani menunda. Bisa jadi kesempatan hari ini adalah yang terakhir.


Penutup

Hidup ini hanyalah perjalanan singkat menuju akhirat. Jangan biarkan waktu habis karena menunda-nunda ketaatan. Shalatlah di awal waktu, makmurkan masjid, dan bersegeralah dalam kebaikan.

Barangsiapa yang bersegera dalam ketaatan, maka Allah pun akan bersegera memberikan pertolongan, kemudahan, dan rahmat-Nya. Mari kita mulai dari diri sendiri, lalu ajaklah saudara-saudara kita menuju kebaikan.

Semoga Allah ﷻ menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang menjaga shalat tepat waktu, beradab di masjid, dan tidak menunda amal kebaikan.



Berbagi

Postingan Terkait

Posting Komentar

Konfirmasi Penutupan

Apakah anda yakin ingin menutup pemutaran video ini?